Tuesday, October 2, 2012

Ruang lingkup jaringan multimedia pada video dan audio



Haii, kembali lagi dengan saya, Arsya Primasta - 5109100115
Kali ini saya ingin menjelaskan tentang jaringan multimedia pada video dan audio.

Audio
Audio merupakan bunyi pada komputer yang berbentuk software dan ditangkap oleh indra pendengar kita. Format dalam audio sendiri sering ktia jumpai .mp3, .flac, .aac, .wma dan masih banyak yang lainnya.
Jenis - jenis audio :
  • Mono
    • sistem dimana sinyal audio dicampur dan outpunya diarahkan melalui satu channel.
  • Stereo
    • sistem dimana sinyal audio dimana memiliki dua channel output yang memiliki level dan fase yang berbeda.
  • Surround Sound
    • sistem dimana output sinyal audio yang mengelilingi pendengar sehingga pendengar merasa berada di keadaan aslinya. Surround sound ini biasa ditemui di bioskop, atau home theatre untuk melihat movie.
Kompresi audio : 
Kompresi ditujukan untuk mengecilkan ukuran file audio (bisa pada saat pengiriman atau pembuatan). Adapun contoh kompresi pada audio bisa dilakukan dengan format .mp3, .aac, .flac dan lain lain.

Video
Video merupakan teknologi untuk yang menggabungkan beberapa gambar dan audio. Sehingga gambar tersebut seolah bergerak dan bersuara.
Berdasarkan formatnya, video dibagi menjadi 2:
  • Analog (proses pengambilan sinyal dan diterjemahkan dalam pulsa elektronik)
    • contoh : NTCS dan PAL
  • Digital (proses pengambilan sinyal dan diterjemahkan dalam format binari)
    •  contoh : MOV, MPG, AVI, ASF, dll
Video HD
- Resolusi tinggi, yaitu : 1280 x 720 pixel, 1920 x 1080 pixel, ataupun lebih.
-  Jumlah Frame Ratenya : 50Hz atau 60Hz
-  Scanning Processnya : Progressive dan Interlanced 
Perbedaan  Progressive dan Interlanced adalah pada progressive, data pada pergantian suatu frame dilakukan secara menyeluruh langsung, sedangkan pada interlanced data pada pergantian suatu frame dilakukan secara setengah-setengah, yaitu yang bernomor ganjil dilakukan dulu semua, kemudian baru yang genap sampai selesai.
Transmisi video :
Pada transmisi video atau biasa di sebut dengan media streaming       , data akan di letakkan di server. Kemudian pada saat pengiriman, proses coding (kompresi) akan dilakukan di sisi server, dan proses decoding akan dilakukan oleh sisi klien. Proses tersebut disebut coding.
Adapun jenis-jenis format streaming yang biasa di pakai:
  • Format Real Media (.rm / .ra / .ram)
  • Windows Media (.asf / .wmf / .asx)
  • Quick Time (.mov)
Sekian rangkuman dari saya kali ini, versi doc bisa diunduh di sini :D

Wednesday, September 19, 2012

Review Presentasi 1 Jaringan Multimedia :D

Ruang lingkup jaringan multimedia pada teks dan gambar

Jaringan adalah sekumpulan komputer dan perangkat yang saling terhubung, sedangkan multimedia berupa teks, grafik, audio, video, dan animasi. Jadi, jaringan multimedia adalah penggunaan komputer yang terhubung satu sama lain untuk mengkombinasikan teks, grafik, audio, video, dan animasi dengan menggunakan link dan tool yang memungkinkan pemakai untuk melakukan navigasi, interaksi, dan komunikasi satu sama lain.
Ruang lingkup jaringan multimedia pada teks dan gambar:
  • Teks berupa unformated text, formated text dan hypertext.
    • Unformated berupa teks yang masih berupa character
    • Formated text adalah teks yang sudah memiliki bentuk
    • Hypertext adalah teks yang mengandung link

Jenis kompresi teks salah satunya adalah Run-Length-Encoding (RLE), yaitu merupakan teknik kompresi teks yang dilakukan jika ada beberapa huruf yang sama.
  • Gambar adalah suatu representasi dari suatu objek dalam pandangan 2D atau 3D.
Kegunaan dari gambar sendiri dapat berupa :
    • Chart: ilustrasi dan meringkas data-data numerik.
                                      
    • Warna, background dan icon: menyediakan keseragaman dan keberlanjutan dalam aplikasi.
                                 
    • Integrasi dari text, photo dan grafik: Menjunjukkan image dan budaya perusahaan, untuk mengekspresikan konsep, informasi dan atau suasana hati.
                               
Pada gambar terdiri dari pixel-pixel yang masing-masing pixelnya dapat menyimpan warna dari 1 bit, sampai 32 bits atau 4 byte, sehingga terdiri dari 2­­­32 jenis warna. Warna tipe 32 bits ini sedikit spesial, karena terdapat RGBA, yaitu Red Green Blue dan Alpha. Alpha channel ini yang dapat mengatur transparansi dan opasitas dari warna pada pixel tersebut.
Jenis kompresi pada gambar terdapat :
    • GIF (Graphics Interchange Format): GIF merupakan format standar dari internet atau publikasi elektronik. GIF hanya dapat menyimpan 28 warna, atau 256 macam.GIF mendukung penggunaan multiple bitmap, sehingga dapat menampilkan banyak gambar yang diatur waktunya secara bergantian.
                                         
    • PNG (Portable Network Graphic): PNG merupakan format penyempurnaan dari gif. Pada PNG telah terdapat alpha channel dan pengaturan brightness. Tapi PNG tidak memiliki fitur multiple bitmap untuk keperluan animasi. Format ini menggunakan kompresi lossless untuk menampilkan gambar 24 bits.
                                    
    • JPEG (Joint Photographic Experts Group): JPEG merupakan format yang paling sering digunakan di internet. JPEG menggunakan kompresi lossy untuk menampilkan gambar 16 bits. Warna ini dibilang sangat cocok untuk fotografi. Selain itu, JPEG tidak mendukung tranparansi.
    • JPEG 2000: Merupakan penyempurnaan dari JPEG dengan alasan JPEG telah dipatenkan sebuah perusahaan. Sehingga untuk mencegah pembayaran secara luas, group pencipta JPEG menciptakan JPEG 2000. Tapi penggunaan yang telah menyebar sangat luas mengakibatkan kedua hal di atas menjadi terlambat.
                                 

Untuk file dokumennya bisa diunduh di sini
Sekian rangkuman materi I dari saya, Arsya Primasta - 5109100115