Tuesday, October 23, 2012

Jalan-jalan ke DLLAJ Surabaya

Assalamu'alaikuuum...

Saya posting lagi niih. Lagi nganggur sih, bingung ngapain. Jadi gugling-gugling aja. Terus masuk ke blog orang. Eh jadi kangen pengen posting sendiri. Sekalian cerita-cerita aja siiih :D

Hari Jum'at tanggal 18 Oktober 2012 kemaren saya dan teman2 saya dari Teknik Informatika ITS jalan2 ke DLLAJ Surabaya. Acaranya sih mau kunjungan lapangan kuliah Jaringan Multimedia B 2012/2013. Informatika ke DLLAJ? Ngapaiiiin? Nganggur sih. Hahaha.. Nggak2. Disana itu juga make banyak konsep teknologi loooh. Mau tau apa aja? Yuk mariii...

Dinas Perhubungan dan LLAJ memiliki sistem pengawasan terhadap kendaraan yang disebut dengan JTC Center (Jatim Transportation Control Center). Tujuannya sendiri adalah untuk mengurangi tingkat kerusakan jalan, dengan penerapan teknologi informasi di Jembatan Timbang. Jembatan timbang itu yang biasanya ada di pinggir jalan. Kalo kendaraan yang biasanya bermuatan nggak lewat jalan itu, bakal didenda. Dan anehnya, kalo muatannya melebihi kapasitas maksimal, maka disuruh bayar. Hah kok bayar? Bukannya muatannya yang dikurangi? Aaah itu konsep yang sudah mendarah daging di Indonesia. Saya masih cuma bisa ikutan bingung, tapi nggak bisa ikut berkontribusi buat nerapin solusi. Hehehehe... :D

Teknologi yang diterapin di Jembatan Timbang itu sendiri meliputi CCTV, LHR, Load Shell, Aplikasi Timbang.
  • CCTV itu singkatan dari Closed Circuit Television, digunakan untuk melakukan pengawasan secara real time terhadap kondisi lapangan.
  • Load Shell adalah sensor yang digunakan untuk menghitung berat total kendaraan. Jadi ini nama timbangannya.
  • Aplikasi Timbang adalah aplikasi pencatatan terhadap suatu data di lapangan, yang mana terintegrasi dengan Load Shell.
  • LHR merupakan Laporan Harian terhadap Jembatan Timbang, yang terintegrasi dengan Aplikasi Timbang.

Selain itu terdapat ATCS Area Traffic Control System,
Yaitu sistem yang digunakan untuk mengendalikan traffic light secara semi otomatis dari jarak jauh.
Adapun teknologi yang digunakan  pada ATCS :
  1. Traffic Light berbasis PLC
  2. Kamera CCTV
  3. Jaringan Komunikasi
  4. Operation Room
  5. Software Aplikasi ATCS
Kelebihan ATCS adalah dapat mendeteksi tingkat kemacetan, sehingga dapat secara otomatis menyesuaikan siklus waktu lampu hijau dan merah sesuai kondisi di lapangan

Itu aja sih sedikit hasil dari kunjungan saya ke DLLAJ kemarin. Terima kasih atas waktu yang anda luangkan untuk membaca...

Wassalamu'alaikum... :D

Presentasi Kompresi Lossy

Assalamu'alaikuuum...

Jadi kemarin kelompok saya mendapat tugas untuk mempresentasikan tentang kompresi lossy. Apa sih itu kompresi lossy? Kemarin udah lossless, sekarang lossy. Membingungkan.. Sabaaaar,,sebentar lagi kita bakal tau kok. Yuuk langsung aja. Kalo mau baca tentang kompresi lossless bisa kesini :D



Kompresi Lossy adalah teknik kompresi dimana file yang di kompres akan menjadi jauh lebih kecil karena pada data yang di kompres akan ada bagian yang dihilangkan. Oleh karena itu, data yang sudah dikompres belum tentu dapat di decompress untuk mengembalikan datanya kembali ke seperti semula.


 Gambar 1 Deskripsi Kompresi Lossy

1.1       Perbedaan Lossless dan Lossy

Loseless
Lossy
Hasil akhir/output  dari data sebelum dan sesudah kompresi SAMA
Hasil akhir/output dari data sebelum dan sesudah kompresi TIDAK SAMA
Ukuran data hasil kompresi >= data sebelumnya
Ukuran data hasil kompresi < data sebelumnya
Berguna ketika data yang dikompresi berupa file/teks dan image
Berguna ketika data yang dikompresi berupa audio dan video
Tabel 1 Perbedaan Lossless dan Lossy

1.2       Metode Kompresi Lossy

Ada beberapa metode yang biasa digunakan pada kompersi lossy :
·        Kuantisasi
Inti dari kompresi lossy. Yaitu untuk menentukan data apa saja yang akan dihilangkan.
Gambar 2 Penggambaran Kuantisasi
·        Transform Coding
-          Digunakan untuk mengkonversi data, sehingga menjadi lebih kecil ukurannya.
-          Misalnya data input x0, x1, …, x(n-1) akan menghasilkan data output c0, c1, …, c(n-1), dimana data output memiliki data yang nilainya lebih kecil dari nilai sebelumnya.
-          Biasa digunakan pada audio dan image
o   Discrete Cosine Transform
-          Digunakan untuk mengubah sinyal menjadi komponen frekuensi dasar
-          Sifat utama DCT pada kompresi citra dan video adalah :
§  energy compaction
§  decorrelation
-          DCT biasa digunakan pada kompresi JPEG.
o   Karhunen-Loeve Transform
-          Digunakan untuk transfer data yang memiliki dimensi besar pada sub-ruang dimensi kecil
-          Ringkasan utk mendapatkan transformasi [F]:
– Cari covariance matrix Cov([f])
– Cari eigenvalue dan eigenvector dari Cov([f]) dan dapatkan matrix   transformasi T dari normalized eigen vector
– Cari vektor transformasi [F]

·        Wavelet Based Coding
-          Digunakan untuk menganilisis gerakan sinyal suatu sinyal digital dari data , sehingga didapatkan informasi spectrum frekuensi dan waktu.
-          Sebuah transformasi matematika yang digunakan untuk menganalisis sinyal bergerak. Dari sinyal ini didapatkan informasi spektrum frekuensi dan waktu disaat bersamaan.
Gambar 3 Penggambaran Gelombang
o   Continuos Wavelet Transform
-          Digunakan untuk dekompresi waktu-frekuensi sehingga bisa menkarakterisasi respon pergerakan suatu frekuensi.
-          Menggunakan metode “Fast Fouhrier Transform”.
o   Discrete Wavelet Transform
-          Menggunakan konsep “High Pass Filtering” dan “Low Pass Filtering”
-          High Pass Filtering, filtering untuk menguatkan frekuensi
-          Low Pass Filtering, filetering untuk melemahkan frekuensi
Gambar 4 Low Pass Filtering dan High Pass Filtering

1.3       Proses Encoding dan Decoding

  • Encoding
Gambar Asli => Sampling => Kuantisasi => Coding Entropy
  • Decoding
Input => Unpack => Rekonstruksi => Transform => Output

1.4       Kesimpulan

Setelah mengetahui perbedaan antara Lossless dan Lossy, maka kita dapat mengetahui algoritma mana yang kita perlukan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Agar  kita dapat menggunakan kelebihannya dalam kondisi yang kita hadapi.



Naaah, jadi udah tau kan ya? Sekian dulu dari saya,
Wassalamu'alaikum :D

Tuesday, October 9, 2012

Teknik Kompresi Lossless


Kompresi adalah teknik yang digunakan untuk memperkecil suatu data. Proses kompres dan dekompres harus menggunakan teknik yang sudah baku atau sudah disetujui sebelumnya, agar pengirim dan penerima sama-sama bisa menggunakan data yang di kompres.
Teknik Kompres dibagi menjadi dua, yaitu :
  • Kompresi Lossless, yang akan dibahas setelah ini dan
  • Kompresi Lossy yang akan dibahas dikemudian hari

Kompresi Lossless adalah :
kompresi dimana data yang di kompres dapat dikembalikan lagi ke ukuran semula. 
contoh : .zip, .rar, .7z, dll.

Metode Kompresi Lossless sendiri ada beberapa macam, contohnya :
  • Huffman Coding
    • Kompresi biasa dilakukan dengan memanfaatkan tree dan pengulangan symbol.
    • Biasa digunakan untuk pengkodean teks, gambar dan video.
    • Kompresi dengan algoritma Huffman Coding dilakukan dengan cara :
–     Hitung frekuensi kemunculan setiap simbol.
–     Pilih dua buah simbol dengan frekuensi terkecil, lalu gabungkan dalam satu tangkai.
–     Ulangi langkah kedua hingga tidak ada lagi tangkai yang dapat digabungkan.
  • Run-Length Coding
    • Kompresi biasa dilakukan dengan menghitung jumlah / panjang data yang sama pada suatu data.
    • Biasa digunakan pada fax, scanner hitam putih, citra format PCX 8 dan 24 bit / pixel.
  • Lempel-Ziv-Welch Coding
    • Kompresi biasa menggunakan teknik dictionary dimana string karakter digantikan oleh kode tabel yang dibuat setiap ada string yang masuk
    • Biasa digunakan  pada GIF dan TIFF.
  • Arithmetic Coding
    • Kompresi yang dilakukan dengan mengganti satu deret symbol input dengan  sebuah bilangan floating point.

Contoh kompresi lossless pada multimedia:
  • Pada Audio
Kompresi Lossless tidak mempunyai masalah pada audio codec, sehingga kualitas suara tetap terjaga.
Contoh format kompresi lossless : .flac (free lossless audio codec).
  • Pada Gambar
    • Algoritma Huffman digunakan pada .png dan .jpeg
    • Algoritma RLE digunakan pada .bmp dan .jpeg
    • Algoritma LZ digunakan pada .gif dan .png
Sekian dulu untuk rangkuman saya kali ini. Versi dokumen dapat diunduh di sini :D